Senin, 07 Maret 2011

KUPU – KUPU DIATAS JEMARI ( 2 )*



Penantian Jaris Manis Yang Sepi
Diantara Keluguan Jarum Detik
Jangan Kau Gadaikan Sesingkat Mimpi
Seuntai Benang Merah Cobalah Kau Tarik


Meski Segenggam Tak Berarti Sekuntum
Ada Senoktah Yang Kutilis Mesti Tak Sebaris
Biarlah Yang Semerbak Meski Tak Seharum
Selangkah Hati Tak Selalu Berarti Pesimis


Kau Adalah Putri Diantara Peri Bunga
Rasa Hambarmu Bukan Pada Mahkota
Aku Tahu Bilik Hatimu Yang Tak Bersandiwara
Setetes Air Matamu Selalu Jadi Segayung Do’a


Aku Tak Selalu Memandikanmu Dengan Syukur
Meski Kutasbihkan Jelitamu Yang Tak Bercela
Mungkin Masih Ada Pengeran Yang Tertidur
Kharismanya Akan Silau Saat Cintamu Bercahaya


Ketika Kudanya Tak Beranjak Melangkahi Hatimu
Disitulah Pengeran Berlutut Padamu Tanpa Mahkota
Dia Akan Tahu Cinta Yang Tersamarkan Hambarmu
Kuyakin Dia Akan Melukismu Di Singgasana Raja


Aku Hanya Pujangga Yang Tak Berdiary
Surat Cintaku Bahkan Tak Melebihi Lembaran Puisi
Yang Kucoba Memberimu Rasa Aman Di Hati
Ku Menjagamu Seperti Kupu – Kupu Di Atas Jemari


By : Adji

0 komentar:

Posting Komentar