Kamis, 15 Oktober 2009

KULEPAS BERSAMA SENJA

Untuk Sebuah Penantian Tak Berujung
Untuk Sebuah Rindu Tak Bertepi
Untu Sebuah Rasa Tak Terbendung
Untuk Sebuah Janji Tak Ditepati

Memang Tak Ada Yang Suci
Maka Ingin Kubersihkan Hari Yang Kelabu
Memang Tak Ada Yang Abadi
Maka Ingin Kusisihkan Hari Yang Berlalu

Terlalu Pagi Aku Menyimpulkan
Mendahului Embun Di Dedaunan
Terlalu Dini Aku Memastikan
Mendahului Mentari Di Pegunungan

Hatiku Terlalu Lebar Terbuka
Hingga Tak Menyisakan Sebingkai Jendela
Hatiku Ingin Terima Kau Apa Adanya
Hingga Tak Menyisakan Sebingkai Tanda Tanya

Mungkin Aku Sepolos Cinta Dini
Dan Sesejuk Novel Islami
Siap Kau Baca Dan Jamah Dengan Jemari
Jalan Cerintanya Mudah Engkau Pahami

Tapi Jalur Cintamu Berbelok - Belok
Walau Kusiap Jalani Meski Terseok – Seok
Tapi Takdir Illahi Yang Lebih Elok
Dia Mana Tahu Yang Pas Hari Ini Dan Esok

Memang Matahati Agak Memberatkan
Untung Matahari Agak Meringankan
Embun Dan Pagi Yang Aku Kecewakan
Oleh Mentari Sudah Dihangatkan

Ijinkan Kau Kulepas Bersama Senja
Pergilah Kenanganku Bersama Burung Dara
Bawalah Tenggelam Bersama Mentari
Jadikanlah Pelajaran Di Esok Hari

Kini Aku Belajar Menghitung Hari
Meski Aku Belum Pandai Menghitung Hati
Minimal Kutahu Mana Waktu Berharga
Supaya Tak Banyak Embun Yang Kecewa

Kadang Aku Boros Menggunakan Rasa
Hingga Takut Menghemat Air Mata
Cuma Aku Kadang Tak Tahu Nilai Bahagia
Yang Terlalu Murah Disaingi Harga Kecewa

Semua Demi Sebuah Penantian Tak Berujung
Semua Demi Sebuah Rindu Tak Bertepi
Semua Demi Sebuah Rasa Tak Terbendung
Semua Demi Sebuah Janji Tak Ditepati

Tapi Jika Ada Jarum Didalam Tepung
Semoga Tidak Masuk Kedalam Roti
Dan Jika Ada Duri Didalam Daging
Semoga Tidak Masuk Kedalam Hati

By : Adji

0 komentar:

Posting Komentar