Sabtu, 23 Mei 2009

SERAMBI CINTA

( Inspirasi Malam Minggu )

Jika Cinta Seperti Sebuah Rumah
Berarti Aku Belum Benar – Benar Masuk
Jika Cinta Seperti Orang Sakit Parah
Mungkin Aku Hanya Sekedar Membesuk

Meski Memang Aku Pernah Merasa Teduh
Setelah Aku Merasa Panas Dan Berpeluh
Walau Memang Aku Pernah Merasa Sembuh
Setelah Aku Merasakan Sakit Dan Rapuh

Tapi Rasa Panas Dan Peluh Cuma Sepintas
Dan Rasa Sakit Di Kalbu Yang Cuma Sekilas
Jinak – Jinak Merpati Masih Saja Terlepas
Bagaimana Yang Jual Mahal Dan Berkelas

Kusadari Kata – Kata Saja Tak Sanggup
Bisa Jadi Terselipkan Janji Yang Teralpa
Kucari Harta Yang Tak Mungkin Cukup
Masih Ada Nilai Hati Yang Lebih Berharga

Asmara Dan Cinta Adalah Sebuah Istana
Yang Bukan Diukur Indahnya Sesuai Benda
Memang Ada Kamar – Kamar Rasa Yang Berbeda
Dan Juga Gudang – Gudang Benci Yang Tersedia

Tapi Sebelum Satu Kamar Cinta Terkunci
Untuk Satu Orang Kekasih Yang Tersayang
Yakinkan Dulu Sejauh Mana Kau Memasuki
Baru Di Serambi Atau Sudah Kesemua Ruang

Ternyata Selama Ini Aku Baru Di Serambinya
Aku Belum Bisa Mengetuk Pintu Utamanya
Meski Berapakali Mengetuk Pintu Hati Si Dia
Ternyata Kulupa Pintu Hati Dalam Cintanya

Dia Bisa Membuka Pintu Hatinya
Tak Bukan Berarti Untuk Jadi Kekasih
Dia Terima Dalam Ukuran Kadar Dan Rasa
Tuk Menyisihkan Rasa Cinta Dan Kasih

Tapi Sayang Meski Masih Di Serambi
Aku Sudah Merasa Memiliki Istana
Sehingga Harapanku Melebihi Mimpi
Sakit Dan Kecewa Seakan Didepan Mata

Karena Tak Ada Ruang Untuk Sembunyi
Aku Lebih Sering Kepanasan Dan Dingin
Di Istana Mana Serambi Asmaranya Sepi
Barangkali Disitu Aku Menitip Semua Ingin

Aku Berharap Istana Cinta Yang Sederhana
Dimana Satu Pintu Hati Juga Pintu Cintanya
Saat Aku Ketuk Dengan Satu Rasa Asmara
Saat Terbukanya Aku Diterima Masuk Disana

By : Adji

0 komentar:

Posting Komentar