Jumat, 01 Mei 2009

ANAK PERTAMA VS ANAK SULUNG

Benarkah anak pertama adalah anak yang sulung

Benarkah anak sulung adalah anak yang pertama

Karena tak semuanya anak pertama jadi anak sulung

Sebab tak selamanya anak sulung adalah anak pertama



Apakah ini sebuah pernyataan

Adakah ini sebuah pertanyaan

Apakah ini untuk menghukumi

Adakah ini untuk menghakimi



Pantaskah wanita yang sedang mengandung

Kita pertanyakan inikah anak yang sulung

Wajarkah wanita yang lagi berbadan dua

Kita pertanyakan inikah anak yang pertama



Masalahnya kenapa ini harus jadi pertanyaan

Persoalannya kenapa ini harus lagi dinyatakan

Bukankah anak pertama memang anak sulung

Bukankah berbadan dua memang mengandung



Pangkal masalahnya siapa calon ibundanya

Pangkal persoalannya siapa calon bapaknya

Apakah calon ibunya sudah berstatus istri

Adakah calon bapaknya sudah berstatus suami



Jangan-jangan calon ibunya hanya pacar sang pria

Jangan-jangan calon bapaknya hanya pacar sang wanita

Kalau memang begitu semua kebenarannya

Ini akan jadi anak sulung atau ank pertama



Anak sulung hanya diakui untuk keluarga yang direstui

Anak pertama tak pasti menjadi anak yang sulung

Ketika wanita mengandung tanpa pernah dinikahi

Anak pertama baginya tak pasti menjadi anak yang sulung



Anak yang pertama bagi wanita tak dinikahi

Sering akan dilahirkan dengan jalan diaborsi

Bukan karena sembilan bulan tak cukup waktu

Karena ada sembilu yang mengiris kalbu setiap waktu



Tak perlu ditanya inikah anak sulung atau anak pertama

Lihat saja ketika wanita mengandung adakah dia bahagia

Kalau wanita mengandung dalam keadaan sedang terluka

Dipastikan anak sulung baginya bukan dari anak yang pertama



Semua akibat pergaulan yang sudah bebas

Membuat nafsu sedemikan bisa terlepas

Bukan sekedar berhubungan sesat sesaat yang lepas

Tetapi masalahnya banyak wanita yang sedang tertindas



Jadikanlah anak yang pertama adalah anak yang sulung

Yang dinantikan sebuah keluarga yang sedang beruntung

Yang menjadi buah hati calon ayah bunda tercinta

Dalam ikatan keluarga sakinah mawaddah warahmah



By : Adji

0 komentar:

Posting Komentar