Mungkin Diriku Tak Setegar Alif-Mu
Tapi Kadang Air Mataku Lebih Deras Dari Air Hujan-Mu
Bahkan Tegarku Kadang Menentang Ayat-Mu
Tapi Kala Rapuh Ku Tersungkur Di Tanah-Mu
Tapi Disekian Kali Kumeminta
Tak Pernah Sekali Ku Diabaikan
Meski Tak Sadar Diri Kupinta
Tak Pernah Sekali Ku Dilalaikan
Telah Banyak Kuungkap Makna Cinta Yang Misteri
Tapi Kalah Oleh Kasih Sayang-Mu Meski Yang Tersembunyi
Sebab Kau Mampu Setia Meski Tak Kusadari Ada
Dan Aku Tak Mampu Setia Meski Tiap Saat Terjaga
Bahkan Jelas - Jelas Kau Tak Selalu Merayu
Tapi Banyak Bukti Kasih-Mu Yang Menyentuhku
Bahkan Kau Siap Berlari Datang Padaku
Disaat Hanya Tertatih Langkahku Pada-Mu
Kau Pun Tak Melepas Saat Aku Berpaling
Sebab Kau Memilih Menungguku Sepanjang Waktu
Sebab Kau Tahu Isi Hatiku Yang Terasing
Akan Tiba Saat Kumerindu Pada Yang Maha Tahu
Meski Kau Mampu Hancurkan Dunia Dalam Sekejap
Kau Masih Menahannya Karena Ada Tangisan Bayi
Meski Sejuta Umat Mengaku Cinta Pada-Mu Dalam Sekejap
Kau Masih Tahu Membedakan Mana Yang Tulus Di Hati
Meski Nikmat Surgamu Tak Pantas Untukku
Kau Menganggap Abdiku Yang Berharga
Meski Laknat Nerakamu Tak Kuasa Untukku
Kau Masih Menganggap Tobatku Yang Utama
Kau Menganggap Ibadahku Satu Waktu
Lebih Utama Ibadah Malaikatmu Seribu Waktu
Sementara Ibadahku Ditengah Kelemahanku
Sedangkan Malaikat Ibadahnya Melebihi Sempurnaku
Bahkan Ketika Cintaku Tertaut Pada-Mu
Ku Tak Khawatir Rasa Iri Dan Cemburu
Sebab Meski Ada Seribu Orang Mencintai-Mu
Kau Sanggup Menjadikan Semua Kekasih-Mu
Kalaupun Seribu Orang Kekasih-Mu Meminta Dalam Semalam
Tak Akan Pernah Aku Kau Tinggalkan Meski Semalam
Kalaupun Seribu Orang Musuh-Mu Membenci Dalam Semalam
Tak Akan Kau Larut Membenci Kekasih-Mu Meski Semalam
Kau Mampu Menjadikan Nikmat Sebagai Ujian
Kaupun Bisa Menjadikan Derita Sebagai Pelajaran
Kau Mampu Menjadikan Kelahiran Sebagai Perpisahan
Kau Pun Bisa Menjadikan Kematian Sebagai Pertemuan
Kau Menciptakan Si Cantik dan Si Buruk Rupa
Tapi Kau Menyatukan Jodoh Ditangan-Mu
Kau Menciptakan Si Kaya dan Si Papa
Tapi Kau Mencurahkan Rezeki Ditangan-Mu
Kau Menjadikan Si Tua dan Si Belia
Tapi Kau Memutuskan Umur Di Tangan-Mu
Kau Mewujudkan Si Sukses dan Si Sengsara
Tapi Kau Mengatur Nasib Di Tangan-Mu
Ijinkan Kusyukuri Kekuranganku
Sebab Tak Ada Orang Lain Yang Akan Mensyukuri Diriku
Karena Ku Tahu Semua Kekuranganku
Menjadikanku Selalu Berharap Hanya Pada-Mu
By : Adji

0 komentar:
Posting Komentar