Kamis, 26 Maret 2009

CINTA SETENGAH HATI

“Lepas Setiaku Bersama Merpati“

Yang Dulu Kita Sudah Disatukan
Yang Lalu Kita Pernah Ditautkan
Ada Dua Tali Dalam Satu Ikatakan
Ada Dua Hati Dalam Satu Jalinan

Telah Bersimpuh Tundukku Padamu
Sudah Bersimpuh Patuhku Untukmu
Dalam Ikatan Janji Kesetiaan
Dalam Jalinan Hati Percintaan

Kurelakan Bahtera Menghayutkan Hati Kita
Kutuluskan Asmara Melarutkan Diri Kita
Cukup Sudah Kuberlabuh Dalam Rindu
Usai Sudah Kubertalu Dalam Sendu

Bungkuslah Kenanganku Selama Pacaran
Tebuskanlah Dia Menjadi Perkawinan
Putuskanlah Ikatanmu Yang Tak Terjalin
Hapuskanlah Ingatanmu Pada Yang Lain

Tapi Ada Saat Samudera Berombak
Dan Ada Saat Semilir Angin Bergejolak
Ketika Dua Arah Perjalanan Memaksa
Kau Harus Di Perahu Dan Aku Di Bahtera

Aku Harus Menunggu Engkau Berkelana
Aku Harus Menanti Engkau Dengan Setia
Biar Jangkar Bahtera Kuikatkan
Biar Sangkar Kalbu Kukuncikan

Tapi Sangkar Hati Ini Seakan Lumpuh
Seperti Sangkar Merpati Yang Rapuh
Ketika Angin Bertiup Harus Kucari Perlindungan
Ketika Dingin Meletup Harus Kucari Kehangatan

Bahtera Yang Sepi Di Pelabuhan
Didera Sunyi Berkepanjangan
Kurindu Canda Dan Kegembiraan
Kusyahdu Hati Dalam Kesenduan

Tak Disangka Ada Pujangga Mendekat
Tak Membawa Harta Melainkan Kata
Dia Mampu Memberi Arti Yang Melekat
Tak Terbawa Sangka Akupun Suka

Kini Merpati Itu Benar – Benar Terlepas
Kini Bahteraku Benar – Benar Terhempas
Ada Keindahan Pantai Yang Menggoda
Mengalahkan Samudra Yang Menggelora

Tapi Sang Pujangga Hatinya Tulus
Dia Pintar Berkata Tapi Hatinya Lurus
Dia Memang Menggoda Tapi Membenarkan
Dia Memang Mencoba Tapi Meluruskan

Meski Sang Merpati Jantan Berkelana
Mestilah Sang Merpati Betina Berjaga
Kalaupun Sangkarnya Tak Lagi Terkunci
Hati Merpati Betinalah Yang Terkunci

By : Adji

0 komentar:

Posting Komentar