“Lepas Setiaku Bersama Merpati“
Yang Dulu Kita Sudah Disatukan
Yang Lalu Kita Pernah Ditautkan
Ada Dua Tali Dalam Satu Ikatakan
Ada Dua Hati Dalam Satu Jalinan
Telah Bersimpuh Tundukku Padamu
Sudah Bersimpuh Patuhku Untukmu
Dalam Ikatan Janji Kesetiaan
Dalam Jalinan Hati Percintaan
Kurelakan Bahtera Menghayutkan Hati Kita
Kutuluskan Asmara Melarutkan Diri Kita
Cukup Sudah Kuberlabuh Dalam Rindu
Usai Sudah Kubertalu Dalam Sendu
Bungkuslah Kenanganku Selama Pacaran
Tebuskanlah Dia Menjadi Perkawinan
Putuskanlah Ikatanmu Yang Tak Terjalin
Hapuskanlah Ingatanmu Pada Yang Lain
Tapi Ada Saat Samudera Berombak
Dan Ada Saat Semilir Angin Bergejolak
Ketika Dua Arah Perjalanan Memaksa
Kau Harus Di Perahu Dan Aku Di Bahtera
Aku Harus Menunggu Engkau Berkelana
Aku Harus Menanti Engkau Dengan Setia
Biar Jangkar Bahtera Kuikatkan
Biar Sangkar Kalbu Kukuncikan
Tapi Sangkar Hati Ini Seakan Lumpuh
Seperti Sangkar Merpati Yang Rapuh
Ketika Angin Bertiup Harus Kucari Perlindungan
Ketika Dingin Meletup Harus Kucari Kehangatan
Bahtera Yang Sepi Di Pelabuhan
Didera Sunyi Berkepanjangan
Kurindu Canda Dan Kegembiraan
Kusyahdu Hati Dalam Kesenduan
Tak Disangka Ada Pujangga Mendekat
Tak Membawa Harta Melainkan Kata
Dia Mampu Memberi Arti Yang Melekat
Tak Terbawa Sangka Akupun Suka
Kini Merpati Itu Benar – Benar Terlepas
Kini Bahteraku Benar – Benar Terhempas
Ada Keindahan Pantai Yang Menggoda
Mengalahkan Samudra Yang Menggelora
Tapi Sang Pujangga Hatinya Tulus
Dia Pintar Berkata Tapi Hatinya Lurus
Dia Memang Menggoda Tapi Membenarkan
Dia Memang Mencoba Tapi Meluruskan
Meski Sang Merpati Jantan Berkelana
Mestilah Sang Merpati Betina Berjaga
Kalaupun Sangkarnya Tak Lagi Terkunci
Hati Merpati Betinalah Yang Terkunci
By : Adji

0 komentar:
Posting Komentar